Cerita Panitia Baksos Forum Wartawan dan Gamapela Galang Bantuan Dilecehkan Oknum Pejabat Pemrov Lampung dan Di Prank

Bandar Lampung, Intailampung.com- Forum Wartawan Peduli Sosial bersama Aliansi LSM Gamapela menggelar kegiatan sosial berupa berbagi sembako kepada warga tak mampu dan yatim piatu mendapat dukungan dari sejumlah pihak.

Menurut Ketua Panitia Tony Bakrie sejak aksi penggalangan sembako dan dana sudah ada beberapa pihak yang mensuport diantaranya dari instansi Pemerintah Provinsi Lampung, dan Perusahaan BUMN dan swasta serta perorangan.

“Alhamdulillah sejak dua minggu kami menggalang bantuan ada yang support ada yang sudah ngasih sembako dan juga dana. Ada juga yang masih dalam proses,” ujar Tony Bakrie, Minggu 17 Oktober 2021

Tony menjelasakan menggelar aksi sosial dengan menggalang bantuan dari eksternal diakuinya berat karena harus menjaga amanah. Kadang harus menerima penilaian dan perlakukan negatif.

Baca Juga

Ia mencotohkan panita baksos bahkan sempat mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salahsatu oknum pejabat Pemerintah di Provinsi Lampung.

“Jadi panita ini berat, harus amanah. Biasanya ada yang menilai negatif, itu hal yang biasa. Yang penting sabar dan tetap on the track. Kami Panitia sempat dapat perlakuan tidak enak dari oknum pejabat eselon II Pemrov Lampung. Dua kali dijanjiin ketemu tapi malah diboongin,” jelasnya.

Padahal menurut Tony tim panita sudah menunggu di depan ruangan pejabat tersebut selama dua jam. Namun sang pejabat yang disebutnya punya kerabat di salahsatu kementerian tersebut enggan menemui panitia dengan alasan sedang istirahat.

“Kita dua kali dibongin dia, pertama kami datang dia gak ada, ditelpon gak aktif. Hari berikutnya kami disuruh datang lagi. Sampai di kantornya kami nunggu di depan ruangan dua jam. Setelah itu pol PPnya bilang pejabat itu gak bisa diganggu karena lagi istirahat,” tukas Tony seraya enggan menyebut nama oknum pejabat tersebut.

  Ngeri ! KPLBUP Menduga Ada Setoran di Dinas PU Kota Bandar Lampung

Tony menyayangkan sikap dan prilaku pejabat tersebut yang dinilainya tidak tidak menghargai panitia. “Kami ini datang karena dia yang minta, panitia ini bukan mau ngemis. Kalau dia bilang gak bisa ya kami gak mungkin ke sana. Tapi dia yang nyuruh kami ke kantor,” kata

Menurut Tony kegiatan baksi sosial direncanakan dilakukan akhir bulan Oktober 2021 bersama wartawan dari berbagai media baik cetak maupun online.

Sementara Wakil Ketua Panitia Yunizar menambahkan, ada sekitar 10 media lebih yang akan ikut dalam kegiatan ini dimana terdapat media cetak dan Online, kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian jurnalis terhadap masyarakat tidak mampu.

Pasalnya selama masa covid 19 ini banyak warga tidak mampu yang kesulitan. “Kami forum wartawan peduli kemanusian punya inisiatif meringankan beban warga tidak mampu. Ini sebagai bentuk kepedulian kami selaku jurnalis dan LSM,” tegasnya

Menurut dia, sampai saat ini sudah ada beberapa instansi pemerintah dan perusahaan BUMN serta Swasta termasuk politisi dan perorangan yang berjanji maupun telah memberikan bantuan.

“Sudah ada beberapa yang bantu misalnya bang Mirza Djausal ngasih sembako, ada beberapa pejabat Pemrov dan instansi Swasta dan Pemerintah,” tukasnya.

Panitia kata Yunizar meminta dukungan dan doa dari semua elemen masyrakat agar kegiatan berjalan lancar dan sukses sera amanah. “Insha Allah kalau diperlukan selesai kegiatan semua bantuan yang masuk kami sampaikan ke publik sebagai pertanggungjawaban panita, terhadap donatur dan pemberi bantuan,” tutupnya. (Bong)

LAINNYA