Pemrov dan DPRD Cari Solusi 1007 Guru Lulus PG Digaji pada Tahun Anggaran 2023

Bandar Lampung, Intailampung.com-Pemerintah Provinsi Lampung sangat serius mencari solusi terkait masalah guru khususnya bagi para Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Untuk itu Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto meminta agar Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serius untuk ajukan ke pusat, persoalan tenaga Honor lolos pasing grade (PG). Sehingga, 1007 ini masuk dalam kategori prioritas dan bisa mendapatkan gaji atau penempatan kerja.

Diketahui guru PPPK tahun 2021 yang sudah mendapatkan penempatan sebanyak 442 yang belum mendapatkan penempatan sebanyak 1007 dari swasta 628 negeri 376 PPG sendiri 3 guru.

“Mengenai prioritas 1007 guru PPPK ini direncakan dengan surat gubernur dibawa ke pusat. Bahwa kalau perlu saya ikut ke Pusat ,” kata Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto.

“Saya minta Dinas Pendidikan Lampung segera buat itu, dan dikoordinasikan untuk diusulkan ke pusat,” pinta Fahrizal Darminto.

Sementara itu, Kepala BPKAD Lampung Marindo Kurniawan mengungkapkan sebenarnya tidak ada masalah dari sisi anggarannya karena memang anggarannya ada, yakni dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Sesuai peraturan menteri keuangan (PMK) 212. Sejumlah pasal dalam PMK Nomor 212 /PMK.07/2022 mengatur mekanisme penggunaan DAU untuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK formasi 2022 dan 2023,”

Dimana DAU untuk Pemerintah Provinsi Lampung 2022 dan 2023 sebesar Rp1,8 triliun. “Insya Allah APBD-P bisa kita prioritaskan karena semua komisi V ada banang (badan anggaran) disini,” jelas dia.

Sementara Plt Kepala BKD Lampung Meiry Harika Sari mengatakan untuk guru PPPK 1007 lulus passing grade itu gak ada masalah.

“Itu sudah ada nama-namanya dan itu prioritas di tahun 2023 ini di usulkan,” kata Meiry dalam hearing tersebut.

  DPRD Provinsi Lampung Paripurnakan KUPA dan PPAS APBD-P 2020

Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Tomi Efra mengaku pihaknya akan segera mengusulkan nama-namanya yang Guru PPPk masuk didalam passing grade yang 1007 guru tersebut.

Tomi juga mengatakan bahwa pihaknya punya pagu anggarannya saat ini untuk 422 guru PPPK yang sudah penempatan, tapi tetap aman yang 1007 guru lulus passing grade.

“Ini persiapan untuk kami berkonsultasi kepada Sekdaprov ,” kata dia. (*)