INTAILAMPUNG.COM–Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, Suherli Aceng dibuat kaget bukan kepalang ketika melihat isi saldo di buku tabungan Bank Lampung miliknya mendadak raib.
Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanggamus itu mengaku telah dua kali mengalami kejadian yang tidak mengenakkan tersebut.
Menurut keterangan Suherli, pertama kali dirinya mengetahui saldo di buku rekeningnya menghilang pada tanggal 22 Juli 2024. Uang yang hilang, diterangkan Suherli sebesar Rp.305.000.
Mengetahui uangnya lenyap, ia pun segera mengkroscek melalui aplikasi Mobile Banking Bank Lampung. Setelah ditelusuri, ternyata uang miliknya telah dimutasi dan mengalir ke rekening 2814001001077507 atas nama Apriyanto.
Merasa penasaran, akhirnya ia mencoba mengkroscek riwayat transaksi rekeningnya.
Namun, ia tidak menemukan adanya aktifitas transaksi pada rekening miliknya yang melibatkan rekening atas nama Apriyanto tersebut.
“Kemudian saya cek di riwayat transaksi, tanggal 22 Juli 2024 tidak ada transaksi. Tapi anehnya uang saya itu dimutasi ke rekening atas nama Apriyanto,” ujar Suherli Aceng, Senin (5/8/2024).
Setelah mengetahui uang dalam rekeningnya menghilang, selanjutnya pada tanggal 26 Juli 2024, ia mencoba untuk menghubungi customer service KCP Bank Lampung Unit Kotaagung untuk menanyakan terkait hilangnya uang tersebut. Namun sayangnya, Suherli hanya mendapat jawaban yang datar.
“Dia juga tidak tahu mengapa hal itu bisa terjadi,” kata Suherli.
Kemudian, kejadian berulang untuk kedua kalinya. Tepatnya pada Sabtu, tanggal 3 Agustus kemarin. Uang dalam rekeningnya kembali raib sebesar Rp.80.000. Pengakuan Suherli, uang tersebut merupakan sisa gaji bulanannya.
“Sama seperti yang pertama, uangnya bermutasi ke rekening Apriyanto. Tapi, saya sama sekali tidak merasa mentransfer atau apa pun,” terangnya.
Suherli menduga kejadian serupa banyak juga dialami oleh para nasabah Bank Lampung.”Banyak, istri saya saja sudah pernah mengalami seperti ini. Kemudian, ada beberapa orang ASN juga yang senasib dengan saya,” pungkas Suherli.
Terpisah, SPV Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung KCP unit Kotaagung, Irvan mengatakan akan segera menindaklanjuti persoalan ini.
“Kami akan konfirmasikan terkait hal ini kepada nasabah yang bersangkutan. Seperti apa kejadiannya, kita akan coba cari tau dulu baru kemudian kami bisa menyimpulkan,” kata Irvan. (Denny)







