Diduga Bermasalah, Pembangunan Pasar Baru di Desa Fajar Menyalahi Aturan

MESUJI, INTAILAMPUNG.COM  Pembangunan pasar baru di Desa Fajar Baru Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, yang dikerjakan CV. Perintis Makmur diduga merupakan proyek siluman, hal itu terlihat karena tidak adanya plang pekerjaan.

Menurut salah satu Konsultan Resta menyebutkan, pekerjaan pembangunan pasar tersebut bernilai Rp1,1 miliar di APBD Murni Kabupaten Mesuji tahun 2019.

Ketua Pemuda Simpang Pematang, Sintong (41) menyebutkan, pekerjaan tersebut tidak jelas karena tidak ada plang pekerjaan. Plang (papan Informasi-red) pekerjaan tidak ada tetapi pembangun sudah berjalan sampai ke tahap atap baja ringan.

“Kami hanya menanyakan baik-baik kepada pengawas atas nama Min Tarso kenapa tidak ada plang pekerjaan, dan kami tidak ada tindakan anarkis seperti melakukan pengerusakan. Kami menanyakan sebagai control karena banyak pekerjaan proyek di Mesuji yang tidak ada plang pekerjaan,” ungkapnya.

Selain itu, warga Mesuji, Sudir(38) meminta agar Dinas terkait agar meninjau kembali pekerjaan pasar tersebut.

“Dinas harus secepatnya turun ke Lapangan untuk meninjau langsung pekerjaan tersebut, jelas bahwa dalam pengerjaan proyek itu dipasang plang pekerjaan agar masyarakat tau, bila tidak ada berarti tidak transparan. Saya orang Mesuji tidak rela bila pembangunan di Mesuji yang dalam pengerjaannya tidak profesional,”ujar sudir.

Ditanya terkait dugaan aksi kekerasan dengan senjata tajam terhadap perkerja proyek? dikatakan pria yang akrab dipanggil Sitong ini menyangkal jika pihaknya melakukan hal tersebut, “Kalau perusakan iya kami akui, dan kerusakan yang kami lakukan hanya pipa peralon entah kesenggol mobil apa kesandung,” kata Sitong.

Tapi, lanjut dikatakannya, kalau pakai senjata tajam tidak benar itu. Kami cuman ngelakukan penggeretakan aja, tapi tidak dengan sajam. “Kami cuman melakukan penggeretakan dengan omongan aja. Dan sebenarnya kami telah meminta maaf untuk hal ini dengan di mediasi oleh Pihak Polsek Simpang Pematang,” akunya.

  Alamat CV Pemenang Proyek Kemenag Kota Diduga Fiktif

Namun tambahnya, pihak pelapor yakni Mintarso cs tidak datang ke polsek untuk klarifikasi kejadian sebenarnya, “Pihak kapolsek simpang pematang minta kami hadir lagi hari Kamis, 19 September 2019, pagi jam 10 pagi untuk di mediasi tetapi pihak marta cs tidak ada yg hadir,” tandasnya.

Sayangnya hingga berita ini di turunkan Mintaso pengawas lapangan proyek pengerjaan Pasar Desa Fajar Baru, Pancajaya, Mesuji masih gagal dihubungi melalui ponselnya. (khadaffi)

Baca Juga

LAINNYA