Uncu Wenda Apresiasi Respon Positive Tosa Yang Peduli Akan Pembangunan Lamteng

INTAILAMPUNG.COM – Ketua NGO JPK Korda Lampung Tengah Uncu wenda sangat mengapresiasi atas respon positive dari Anggota DPRD Lamteng Komisi IV bapak Toni Sastra Jaya (Tosa) tentang dugaan pengkondisian proyek Islamic Center.

“Atas nama pribadi dan organisasi, saya mengucapkan terimakasih atas perhatian khusus dari bapak Toni Sastra sebagai salah satu wakil rakyat yang perduli dan turut serta mengawasi pembangunan dan kemajuan di Lamteng ini. besar harapan saya agar kiranya semua lapisan masyarakat bergandeng tangan dan bersatu padu saling bahu membahu demi kesejahteraan Lamteng yang berlandaskan keadilan yang merata, bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau kelompok saja,” ujar Uncu Wenda.

Uncu Wenda mengungkapkan, bahwa dirinya sudah banyak menemukan proyek proyek yang diduga sudah dikondisikan dari tahun anggaran 2021 dan 2022 ini, sedang di analisa dan dikaji ulang agar dapat menjadi temuan yang akurat untuk ditindak lanjuti ke APH.

“Itu benar, karena NGO JPK khususnya, selalu bekerja dengan bukti dan data, karena saya tidak suka berasumsi atau katanya. Sekarang saya Focus membidik pekerjaan Islamic center Lamteng. Saya sudah mengantongi alat bukti dan Data atas dugaan pengondisian proyek dan lain nya. Tinggal melengkapi sedikit lagi, karena laporan saya ini sudah ditunggu. So I’m ready to fight !!,” tutur uncu wenda santai.

Pekerjaan Islamic center Lamteng tahun anggaran 2022 diduga banyak sekali terjadinya kecurangan yang terindikasi banyaknya penyimpangan, dari dugaan pengkondisian, dan sistim lelang yang tidak fair.

“Saya tidak mau banyak komentar lagi, kita lihat saja ending nya gimana, yang pasti, saya tidak pernah bermain dengan apa yang saya ucapkan, let see what happen, ok Bray,” tegas Uncu Wenda sambil menutup wawancara.

  Lima Oknum Camat Diperiksa Kejari Lamteng Terkait Dugaan Pungli

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Lampung Tengah, Toni Sastra Jaya meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut, dan melidik terkait dugaan adanya pengkondisian pada proses lelang proyek lanjutan pembangunan lslmic Center Lampung Tengah.

“Kalau hal itu benar, buatkan laporan secara resmi ke APH, atau langsung ke KPK. Kalau memang ada unsur pidananya agar di tindak tegas oleh pihak penegak hukum,” ujar Tosa saat di mintai tanggapannya terkait hal tersebut, Senin (29/08).

Dia juga meminta pihak Kepolisian, dan Kejaksaan dapat mengusut, dan menyelidiki terkait dugaan adanya pengondisian pada sistem proses lelang mega proyek lslamic Center dengan nilai anggaran sebesar Rp.15,6 Milyar. Seperti temuan tim NGO JPK Korda Lamteng, beberapa hari lalu.

“Kita berharap terkait oknum-oknum yang terlibat dalam hal seperti itu bisa di bersihkan khususnya di Kab.Lamteng, agar kedepannya Slogan Lamteng Berjaya benar bisa terimplementasi dengan baik ke masyarakat, dan berjayanya Kab.Lamteng, dari oknum Koruptor,” tegas dia.

Meski demikian Anggota Komisi lV dari Partai Demokrat itu meminta kepada aparat penegak hukum dapat memantau terkait proses lelang proyek yang di gelar oleh Pokja ULP dan Dinas terkait. Agar pembangunan di Kab.Lamteng, dapat berjalan sesuai dengan aturan semestinya, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap oknum kotor yang biasa bermain dalam projek pembangunan di Kabupaten Lamteng ini dapat di bersihkan, agar kedepannya tidak ada tempat bagi Koruptor di Kabupaten yang berjuluk Jejamo Beguwai Wawai ini,” tuntasnya. (red)