
INTAILAMPUNG.COM – Alasan kenapa aksi demo tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tengah melakukan orasi di Dinas PU Perkim Pesawaran beberapa waktu lalu dibubarkan masyarakat.
Menurut penuturan masyarakat Pesawaran Hendro, pihaknya meminta semua elemen yang akan berunjuk rasa diharapkan dapat menahan diri. Sebab, masyarakat Pesawaran khawatir, aksi demo yang dilakukan dapat menimbulkan kegaduhan disaat pemilu
“Karena, saat ini dalam masa pemilu dan telah masuk masa kampaye sehingga dikhawatirkan akan membuat kegaduhan dan membuat suasana tidak kondusif,” ucapnya.
Hendro mengungkapkan, bahwa dirinya sangat menghargai rekan rekan lembaga baik dari ormas atau pun LSM yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum. Namun, sebaiknya, dapat melihat situasi dan kondisi.
“Jagan sampai melakukan ujuk rasa dalam kondisi negara sedang melaksanakan pemilihan umum (pesta rakyat). Karena hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dan mengancam situasi tidak kondusif,” ujarnya.
Apa lagi, lanjut kata Hendro, berdasarkan informasi tiga LSM yang melaksakan aksi demo di dinas PU Perkim beberapa waktu lalu, berasal dari bandar Lampung dan Kabupaten Pringsewu.
“Jelas sangat tidak pas dan berpotensi terjadi kegaduhan, sehingga diri nya sepakat jika demo yang di lakukan oleh tiga LSM dari bandar Lampung dan dari kabupaten Pringsemu tersebut di bubarkan,” tuturnya.
Dirinya juga meminta kepada aparat kepolisian untuk dapat menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menahan diri dalam melaksanakan aksi unjuk rasa dalam masa pemilu.
“Kami juga berharap pihak kepolisian khusus nya polres pesawaran dapat menghimbau elemen masyarakat untuk dapat menunda yang akan melaksanakan aksi unjuk rasa,saat pelaksanaan pemilu tahun 2024,sehingga pesta rakyat yang di laksakan 5 tahun sekali ini dapat berjalan kondusif,” harapnya Jum’at (8/12/23)
Hal senada juga di sampaikan Rizal warga Pesawaran, ia mengungkapkan rasa kekecewaannya atas aksi demo yang dilakukan beberapa waktu lalu, oleh tiga LSM dari bandar Lampung dan dari Kabupaten Pringsemu tersebut.
Pasalnya, aksi demo yang dilakukan tersebut menjelang masa pemilu dan telah masuk di tahapan kampaye, sehingga di khawatirkan demo tersebut di boncengi oleh kepentingan politik dan meningkatkan suhu politik di Kabupaten Pesawaran.
“Jujur mas saya sangat kecewa sekali dengan aksi demo yang di lakukan oleh sejumlah yang mengaku LSM dari Bandar Lampung dan dari kabupaten Pringsewu, karena jelas jelas di khawatirkan akan terjadi kegaduhan dan dapat di tunggangi oleh kepentingan politik,yang pada Ahir nya pemilu di pesawaran tidak kondusif,” ujarnya
Dirinya juga mengatakan bahwa pemilu di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan kondusif. (*)











