Eriko Sotarduga Sampaikan Tiga Pesan Ketum PDIP ke Relawan, Tekankan Mitigasi Bencana Anak Gunung Krakatau

INTAILAMPUNG.COM – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Ir. Eriko Sotarduga, B.P.S., secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Politik dan Pelatihan Dasar Relawan Kesehatan dan Lingkungan Hidup di BBC Hotel Bandar Jaya, Lampung Tengah, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali kader PDI Perjuangan, khususnya peserta dari wilayah DPD Lampung II, dengan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana sebagai upaya meminimalkan dampak jika terjadi bencana alam.

Pembekalan ini juga dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas Anak Gunung Krakatau yang kini berstatus Siaga (Level III).

Dalam sambutannya, Eriko Sotarduga mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya partai untuk meningkatkan kesiapsiagaan kader agar mampu membantu masyarakat, sekaligus menyosialisasikan program-program PDI Perjuangan.

“Saat ini status Anak Gunung Krakatau sudah berada pada Level III atau siaga. Sejak 10 Juni 2026 telah terjadi erupsi dan hingga dua hari lalu aktivitas erupsi masih berlangsung, meskipun skalanya relatif kecil. Namun kita tidak boleh menganggap remeh karena Anak Gunung Krakatau memiliki potensi yang besar,” ujarnya.

Eriko mengungkapkan terdapat tiga pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang harus disampaikan kepada seluruh kader terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Pesan pertama adalah meningkatkan kewaspadaan di wilayah Lampung dan Banten terhadap potensi erupsi Anak Gunung Krakatau. Menurutnya, peristiwa letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 menjadi pelajaran penting yang harus diantisipasi sejak dini.

Pesan kedua berkaitan dengan ancaman kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan data BRIN, kata Eriko, kebakaran hutan cukup masif terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Tengah yang memiliki lebih dari 240 titik api.

Meski Sumatera belum mengalami kondisi serupa dalam skala besar, masyarakat diminta tetap waspada dengan memperkuat mitigasi, menjaga sumber air, serta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar, terlebih di tengah pengaruh fenomena El Nino dan La Nina.

  Ini Penjelasan Kadisdikbud Lamteng Mengenai Syarat dan Cara Cek Penerima BSU 2025

Sementara pesan ketiga berkaitan dengan penguatan organisasi partai di Lampung yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis PDI Perjuangan.

Eriko meminta seluruh kader terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi mitigasi bencana, serta membantu masyarakat menghadapi persoalan ekonomi.

Selain itu, Eriko juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan bencana.

Ia meminta seluruh pengurus DPD dan DPC memetakan jalur evakuasi serta memastikan masyarakat mengenali rambu-rambu penyelamatan. Menurutnya, masyarakat juga perlu menyiapkan tas siaga bencana yang berisi pakaian, sarung, obat-obatan, makanan kering, dan perlengkapan kebutuhan selama tiga hari.

“Biasanya bantuan baru datang pada hari ketiga. Karena itu, tas siaga sebaiknya disiapkan dan diletakkan di dekat pintu keluar rumah agar saat kondisi darurat bisa langsung dibawa ketika evakuasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Dr. Hj. Winarti, S.E., M.H., mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti arahan DPP menyusul meningkatnya status aktivitas Anak Gunung Krakatau menjadi Level III.

Menurut Winarti, koordinasi telah dilakukan bersama DPC PDI Perjuangan di Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, dan Kota Bandar Lampung sebagai wilayah yang berpotensi terdampak apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

“Dengan naiknya status Anak Gunung Krakatau menjadi Level III atau siaga, kami telah berkoordinasi dengan DPC Lampung Selatan, Pesawaran, dan Bandar Lampung untuk memberikan edukasi mitigasi agar kejadian seperti erupsi tahun 2018 dapat diantisipasi dengan lebih baik,” ujarnya.

Winarti menjelaskan, kegiatan Pendidikan Politik dan Pelatihan Dasar Relawan Kesehatan dan Lingkungan Hidup tersebut diikuti peserta dari wilayah DPD Lampung II yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji.

  Puskesmas Rawat Inap Wates di Sidak, Bupati Loekman Beri Catatan

Dalam kesempatan itu, Winarti juga melaporkan kepada DPP bahwa konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Provinsi Lampung telah rampung.

“Hingga 31 Maret 2026 seluruh proses konsolidasi partai telah selesai. Selanjutnya pada 20 Mei 2026 pembentukan pengurus ranting di seluruh Provinsi Lampung juga telah tuntas. Ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan di Provinsi Lampung berada dalam kondisi solid dan siap menjalankan program-program partai,” katanya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang telah menugaskan jajaran Ketua DPP turun langsung ke daerah untuk memberikan pembekalan kepada kader dan relawan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua Umum yang telah menugaskan para Ketua DPP hadir langsung memberikan arahan kepada kader dan relawan kesehatan serta lingkungan hidup agar siap siaga menghadapi berbagai potensi bencana di Provinsi Lampung,” pungkas Winarti. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *